Selasa, 04 Februari 2014

Aku bukan mainan

Aku bukan boneka.
Aku bukan robot.
Aku bukan taman bermain.
Aku bukan mainan.

Aku bukan sebuah benda yang seenak nya kamu mainkan dan hanya menjadi hiburan mu.

Aku manusia yang punya hati untuk mencintai, otak tuk berfikir. Perasaan tuk d jaga.

Allah menciptakan hati ini dan kamu lah orang terpilih yang menyakiti hati aku.

Cerita lama untuk d jadikan. Pelajaran. Buat lah cerita baru. Jangam terkecoh oleh kebahagiaan semata.

Ini hidup. Dan aku manusia yg punya perasaan.
Aku bukan mainan. Aku bukan boneka pelampiasan.

Dan sampai sekarang ketika aku mengetahui kenyataan. Aku masih belum membenci mu walau mungkin kadar sayang sudah beekurang.

Sabtu, 25 Januari 2014

ketika aku...

ketika aku bisa menolong mu
ketika aku mempercayai mu
ketika aku memberi mu
ketika aku mengerti kamu

ketika aku menerima mu
ketika aku mencintaimu dengan tulus

sepertinya hanya aku yang paling tersakiti.

saat ini, detik ini, aku...

untuk ke sekian hari kamu bukan miliku lagi.. meninggalkan ku.

tau kah kamu kalau saat kamu meninggalkan aku, aku bangun setiap pagi dengan mengingat mimpi semalam, kamu selalu datang di mimpi ku, tapi mengingat kamu bukan lelaki ku lagi, aku kehilangan mu membuat aku rapuh untuk kesekian kalinya.

sekuat apa aku menahan tangis, sekuat apa aku tersenyum, sekuat apa aku berusaha, sekuat apa aku mencoba ikhlas, sekuat apa aku menerima, sekuat apa aku berjuang, sekuat apa aku mencoba untuk sebiasa mungkin, sekuat apa aku menghilangkan kamu dari fikiran ku, dan sekuat apa aku akting bahwa tidak pernah terjadi apa-apa di antara kita, hati kecil ini tidak pernah bohong, hati ku rapuh karena mu.

ketika pagi datang, hari demi hari terasa panjang karena tanpa mu, hari hari terasa pedih di lalui, hanya kenangan masa kamu masih menyayangi ku yang membuat ku tenang, hari hari tanpamu, tanpa kehadiran namamu yang muncul di layar handphone ku yang hanya sekedar mengucapkan selamat pagi atau menyuruh ku sholat, hari ini terasa berat.

masih terngiang di kepala ku bagai mana pertama kali kamu memanggil nama ku untuk meminta bantuan mengerjakan tugas bahasa inggris, hari pertama kita bertemu tanggal 16 september 2013 hari senin.

juga pertama kali kamu mengirim sms kepadaku, kamu bilang kamu mau beli sepatu, tapi aku tau kalau itu kamu. aku tau itu. aku tau itu kamu.

hari dimana kamu menelepon aku, walaupun topik saat itu sama sekali aku tidak suka.
hari dimana untuk pertama kalinya kamu mengantarkan aku pulang.

hari dimana kamu memberikan aku hadiah harmonica warna merah, warna kesukaan aku.

hari dimana kamu nembak aku, jam 23.30 malam, tanggal 29 oktober 2013.
hari dimana pada saat itu suara mu sangat hangat, kamu telah jadi milikku.

taukah kamu hari demi hari, perasaan ini semakin meningkat untuk selalu menjaga mu, dan kasih sayang yang selalu terjaga untuk mu.

dan sekarang...

aku kehilangan kamu, kamu menghapus aku dari hati mu, kamu menghapus semua memori bahwa kamu pernah suka aku, kamu menghapus aku dari kehidupan kamu.

tau kah kamu betapa hancur nya aku? rapuh nya aku?

hati aku rusak, bisakah kamu memperbaiki nya lagi? jangan biarkan aku memperbaiki nya sendiri dengan kesakitan, tega kah kamu membayar semua pengorbanan, keihklasan dan kesabaran aku dengan kamu buang begitu saja aku?

dan tau kah kamu setelah apa yang semua kamu lakukan pada ku aku masih menyayangimu? dan tidak ada setetes kebencian di hati ini bahkan untuk menjauhi mu pun tak ada.

sekarang aku berjuang berusaha membuat semua kembali ke awal semula saat hati kamu memilih aku, aku berdo'a setiap hari agar apa yang aku butuhkan dan kamu butuhkan menyatu, dan tidak buta oleh kemauan, dan kebahagiaan sesaat.


rapuh, rusak

untuk yang pertama kali..
sama kamu aku merasakan semua untuk pertama kali.
kebahagiaan, apa yang aku butuh kan dari seorang lelaki, senyuman, kenyamanan, dan ditinggalkan.

di tinggalkan untuk yang pertama kalinya, dan cukup sekali.
orang bilang, untuk apa balik ke masa lalu?
untuk saya, saya ingin balik ke masa lalu, untuk apa?
untuk memperbaiki segalanya agar tidak pernah terjadi perpisahan.

Ya Allah. berikan lah kesempatan itu.
kesempatan dimana hamba bisa memperbaiki segalanya, entah harus balik ke masa lalu atau di masa depan.
biarkan hambaMu ini memperbaiki dari segala kesalahan dan kebodohan yang di perbuat.

sesungguh nya hati ini rapuh, rusak. bagaimana hamba memperbaiki nya tanpa dia?
bagaimana hamba menata kembali hati yang rapuh ini kalau bukan bersama dia?
bagaimana hamba menyulam kembali hati ini kalau bukan dengan dia?

ini rencana mu Ya Allah, perpisahan ini adalah kehendak mu.
Ya Allah, engkau yang maha membolak balikan hati seorang Hamba
hanya kepadaMu lah hamba meminta, engkau lah satu satu nya, engkau maha tau apa yang hambanya butuhkan.

engkau Raja dari segalanya, Pencipta alam semesta, engkau yang memulai dan mengakhiri cerita hidup seorang manusia. kehendak engkau pula mengakhiri hubungan ku dengan nya.
ini bukan akhir nya kan? ini sementara bukan? hamba percaya kepadamu, hamba percaya kepastian mu, hamba percaya janji mu, hamba percaya kepadamu sepenuh nya, hamba ikhlas.
engkau tak pernah ingkar, engkau maha adil.

Ya Allah, kemana lagi hamba mu yang rapuh dan tak berdaya ini memohon perlindungan dan permohonan.
hanya satu kepadaMu.

jiwa ini milik Mu, sembuhkan yang rapuh ini Ya Allah, kuatkan dan teguhkan hati ini untuk tetap semangat, kuat menghadapi kenyataan dan siap menghadapi masa depan.
buatlah hati ini mengerti, buatlah hati ini rela, buatlah hati ini bersabar menunggu nya kembali.
biarkan hamba menjadi rumah untuknya, sehingga kemana pun dan sejauh apapun dia pergi, akhir nya akan pulang kepada hamba.

berikan dia kemudahan dalam menghadapi segalanya, buatlah dia berfikir bahwa hanya hamba yang dia butuhkan.

hanya untuk sementara hati ini rapuh, aku akan menunggu hari dimana semua kembali seperti semula, dimana engkau menakdirkan hati kami untuk bersatu kembali dan tak akan ada perpisahan terulang untuk kedua kalinya, hamba menyayanginya, hamba menjaganya, hamba ridho... semua hamba lakukan karenaMu, karena kehendakMu hamba kuat.

Amin...

ya allah...

Ya Allah,,,
bahagiakan selalu hatinya ketika bersama ku
sertakan selalu senyuman dari hati ketika dia bersama ku
sejukan selalu hatinya ketika dia melihatku
teguhkan selalu hatinya ketika dia bersama ku
nyaman kan lah hatinya ketika dia bersama ku

Ya Allah...
dekatkanlah dia dengan orang orang yang senantiasa menyayangi nya
lindungi dia di mana pun dia berada
jauhkan dia dari kebahagiaan sesaat
buatlah orang orang yang di sekitarnya untuk selalu menjaga nya
jauhkan lah dia dari orang orang yang berniat jahat

Ya Allah...
angkat lah derajatnya
murahkan rezeki nya
bahagiakan selalu hatinya
sejukan selalu hatinya
sehatkan selalu tubuh nya
cerdaskan otaknya
bersihkan hatinya
terangi wajahnya
teguhkan iman nya
tunjukan jalan yang lurus

dan Ya Allah...
sampaikan padanya hati ini masih terukir nama nya, sayang dan cinta ini tulus kepadanya tidak melebihi kepadamu.


Ya Allah... kembalikan hatinya seerti dulu. Terima kasih

AMIN.


Jumat, 24 Januari 2014

Alasan hanya alasan

Hari dimana kamu mengakhiri semua nya. Ternyata ada hari seperti itu. Ternyata ada!! Dan aku hanya tertawa. Pada siapa? Pada diri sendiri. HAHA sungguh menyedihkan harus berakhir seperti ini. Menggelikan sekali.

Apa alasannya?

Kamu bilang kamu sayang sama aku tapi ngga cinta aku.

Bodoh nya aku tidak menjawab dengan jawaban : halo! Emang kamu fikir aku cinta sama kamu? Ngga! Karena cinta kadaluarsa. Hanya kasih sayang yg meneruskan.

Kamu "bilang kamu d kampus selalu canggung karena ada aku kan."

Jawaban aku : ya. Karena kamu duluan yang cuekin aku. Kamu seperti ngga pernah lihat aku. Kamu ngga pernah peduli sama aku. Apa aku terus yg harus nyamperin kamu? Kamu fikir aku apa? Aku cewek. Cewek yg hanya menunggu dan menunggu agar kamu memulai. Tapi ternyata tidak pernah terjadi. Aku ikut pembawaan kamu. Kamu ngga nganggep aku. Maka aku diam.

Kamu bilang kamu mau berubah karena diri sendiri bukan dorongan dari orang lain.

Helo! Lalu apa kabarnya waktu kita baru jadian kamu bilang kamu suka aku karena aku ngedorong kamu. Jd apa maksud alasan itu?

Dan perasaan kamu berubah sementara perasaan aku semakin hari semakin bertambah. How unfair!!

Ini ngga adil. Ngga adil. Kamu yg memulai. Dan kamu juga yg mengakhiri  pada saat perasaan aku semakin besar.

Itu lah namanya lelaki. Ingin d mengerti tapi tak mau mengerti. Penuh dengan ego. Tdak pernah mau kalah.

Apapun itu aku hargain keputusan kamu. Apapun alasannya. Aku akan menunggu. Menunggu kamu di satu tempat gelap. Bersama beberapa lilin. Dan ketika lilin ini akan habis. Aku tunggu kamu datang meraih tangan ku dan menggandeng nya ke cahaya besar.

Ini bukan akhir dari kita. Kita akan di pertemukan lagi oleh Allah ketika segala nya berubah.

Kamis, 23 Januari 2014

siapa lagi?

kamu pernah panggil aku moni, sekarang siapa lagi yang akan manggil aku moni?
kamu pernah manggil aku "peri kecil ku dan jagoan ku" sekarang siapa lagi yang akan manggil aku seperti itu?
kamu pernah minta aku menyanyikan lagu sebelum kamu tidur, sekarang siapa lagi yang menyanyikan lagu sebelum kamu tidur?
kamu pernah menggambarkan kita dengan lagu gigi "Dan Sekarang" sejak kapan lagu itu berubah lirik dan berakhir berpisah? dengan seenak nya kamu mengganti lirik dan cerita di balik lagu itu!
kamu pernah bilang "Jantung ini buat kamu, jadi aku ini milik kamu" sekarang siapa lagi yang milikin jantung kamu?

kamu pernah cuek sama aku, kamu pernah dengan sengaja nyuekin aku, dan kamu sekarang udah ngga peduli lagi sama aku setelah semua yang pernah kita lewatin sama sama.

sampe sekarang, segala senyuman dan kebahagiaan yang aku tunjukan, itu adalah akting, apa kamu tau itu?
hati ini, hati ini masih shock, masih kaget, terima kenyataan kalau janji2 yang pernah kamu ucapkan semuanya udah kamu ingkari dan hapus dari memori otak kamu.

kamu pernah bilang kalau kamu mengukir nama kamu di hati aku, kenapa kamu ngga bilang kalo kamu mengukir nama aku di hati kamu? apa pernah kamu mengukir nama aku di hati kamu?

aku selalu ada saat kamu butuh, aku selalu temenin kamu, tapi apa pernah kamu ada di saat aku kesakitan menunggu kabar dari kamu?
dua bulan kamu acuh sama aku, kamu tau apa yang aku lakuin?
aku berfikir, segala sesuatu yang kamu lakuin ke aku, di balik nya ada alasan, dan aku selalu maklum dan mengerti.

aku fikir allah akan menjawab semua kesabaran aku dengan berubahnya kamu seperti dulu, selalu ada saat aku butuh, selalu bikin aku tersenyum, selalu bikin aku senang.

tapi harapan yang aku mau kamu patahkan ketika tanggal 21 jam 1.28 pagi kamu mutusin aku dan  kamu bilang kalau kamu sayang aku tapi ngga cinta kamu.

apa kamu fikir aku cinta kamu? jawabannya NGGA!
karena aku bukan cinta kamu, tapi aku sayang kamu.
kenapa?
karena cinta akan kadaluarsa, kasih sayang yang meneruskan.

bukan aku yang kehilangan kamu, tapi kamu yg akan kehilangan aku sepenuh nya.
lihat nanti dan kamu akan merasakan kalau sesungguh nya kamu butuh aku, kamu akan menyesal udah ngelepas aku.

aku sayang kamu, dari semua apa yang telah kamu lakukan ke aku, apa kamu tau aku sama sekali ngga benci sama kamu?