Sabtu, 25 Januari 2014

saat ini, detik ini, aku...

untuk ke sekian hari kamu bukan miliku lagi.. meninggalkan ku.

tau kah kamu kalau saat kamu meninggalkan aku, aku bangun setiap pagi dengan mengingat mimpi semalam, kamu selalu datang di mimpi ku, tapi mengingat kamu bukan lelaki ku lagi, aku kehilangan mu membuat aku rapuh untuk kesekian kalinya.

sekuat apa aku menahan tangis, sekuat apa aku tersenyum, sekuat apa aku berusaha, sekuat apa aku mencoba ikhlas, sekuat apa aku menerima, sekuat apa aku berjuang, sekuat apa aku mencoba untuk sebiasa mungkin, sekuat apa aku menghilangkan kamu dari fikiran ku, dan sekuat apa aku akting bahwa tidak pernah terjadi apa-apa di antara kita, hati kecil ini tidak pernah bohong, hati ku rapuh karena mu.

ketika pagi datang, hari demi hari terasa panjang karena tanpa mu, hari hari terasa pedih di lalui, hanya kenangan masa kamu masih menyayangi ku yang membuat ku tenang, hari hari tanpamu, tanpa kehadiran namamu yang muncul di layar handphone ku yang hanya sekedar mengucapkan selamat pagi atau menyuruh ku sholat, hari ini terasa berat.

masih terngiang di kepala ku bagai mana pertama kali kamu memanggil nama ku untuk meminta bantuan mengerjakan tugas bahasa inggris, hari pertama kita bertemu tanggal 16 september 2013 hari senin.

juga pertama kali kamu mengirim sms kepadaku, kamu bilang kamu mau beli sepatu, tapi aku tau kalau itu kamu. aku tau itu. aku tau itu kamu.

hari dimana kamu menelepon aku, walaupun topik saat itu sama sekali aku tidak suka.
hari dimana untuk pertama kalinya kamu mengantarkan aku pulang.

hari dimana kamu memberikan aku hadiah harmonica warna merah, warna kesukaan aku.

hari dimana kamu nembak aku, jam 23.30 malam, tanggal 29 oktober 2013.
hari dimana pada saat itu suara mu sangat hangat, kamu telah jadi milikku.

taukah kamu hari demi hari, perasaan ini semakin meningkat untuk selalu menjaga mu, dan kasih sayang yang selalu terjaga untuk mu.

dan sekarang...

aku kehilangan kamu, kamu menghapus aku dari hati mu, kamu menghapus semua memori bahwa kamu pernah suka aku, kamu menghapus aku dari kehidupan kamu.

tau kah kamu betapa hancur nya aku? rapuh nya aku?

hati aku rusak, bisakah kamu memperbaiki nya lagi? jangan biarkan aku memperbaiki nya sendiri dengan kesakitan, tega kah kamu membayar semua pengorbanan, keihklasan dan kesabaran aku dengan kamu buang begitu saja aku?

dan tau kah kamu setelah apa yang semua kamu lakukan pada ku aku masih menyayangimu? dan tidak ada setetes kebencian di hati ini bahkan untuk menjauhi mu pun tak ada.

sekarang aku berjuang berusaha membuat semua kembali ke awal semula saat hati kamu memilih aku, aku berdo'a setiap hari agar apa yang aku butuhkan dan kamu butuhkan menyatu, dan tidak buta oleh kemauan, dan kebahagiaan sesaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar